Kol (Purn) Anas Malik, Bupati “Lejen” Padang Pariaman 1980-1990

Nama Anas Malik, takkan bisa hilang dari ingatan warga Padang Pariaman khususnya dan umumnya Sumatera Barat. Beliau tampil menjadi pemimpin bagi rakyat Padang Pariaman Padang tahun 1980, ketika masyarakat Padang Pariaman berada dalam keterpurukan.
Dipenghujung tahun 1970 An, Padang Pariaman dipimpin oleh Bupati Mohd. Zen Chatib, beliau berkeinginan untuk menjabat untuk keduakalinya. Namun tokoh masyarakat Padang Pariaman khususnya anggota DPRD ketika itu tidak sependapat dan mereka menginginkan mengganti Bupati dan tokoh tersebut meminta Anas Malik untuk jadi Bupati. Beliau ketika itu Kapendam V Jaya
Padang Pariaman berbatasan langsung dengan Kota Padang, ironisnya ketika itu Pariaman dikenal dengan sebagai kawasan kumuh dengan sebutan WC terpanjang di dunia. Disamping itu jalan jalan kabupaten banyak yang jelek dan secara umum hanya jalan setapak yang ada Semangat gotong royong jauh tertinggal. Desa desa dipinggir jalan umumnya belum dimasukin listrik.
Kemunculan Anas Malik, membawa semangat baru bagi masyarakat, dengan program “Manunggal Bhakti” yaitu mengangkat nilai gotong royong membangun sarana dan prasarana dimasyarakat dan Program K3 (keamanan, kebersihan dan keindahan)
Manunggal bhakti
Membangun sarana dan prasarana Melalui manunggal Bhakti, yaitu mengajak masyarakat terlibat secara langsung membangun jalan, surau dll dengan stimulus dana bangdes, ketika itu jumlahnya dalam hitungan ratusan ribu. Karena masyarakat turut berpartisipasi secara aktif hasilnya berlipat dari nilai uang yang ada.
Misal jalan Desa setelah terbangun langsung ditingkatkan statusnya, pengkrikilan dan dua tahun kemudian diaspal, begitulah cara Anas Malik membangun negeri. Dimasa itu semua jalan penghubung antar kecamatan, antar desa terbangun, jika itu ditotal ribuan kilometer jumlahnya Pemerintahan selanjutnya hingga sekarang hanya memelihara dan peningkatan status sarana yang telah dirintis Beliau.
Penghijauan pantai dengan cemaara laut sepanjang pesisir pantai kab. Padang Pariaman
K3
Anas Malik secara langsung memimpin pelaksanaan K3, seperti mengawasi orang tinja dipantai, mengajak masyarakat menanam pagar hidup, membangunkan masyarakat yang terlambat atau malas bangun pagi dan menyuruh menyapu halaman
Beliau juga menegur orang duduk diwarung kopi ketika jam kerja, beliau berkeliaran saban waktu di pedesaan. Kalau ingin menemui beliau pagi dikantor hanya sampai 9.30 sisanya didesa desa.
Akhir pemerintahannya Agustus 1990, maaf hingga sekarang belum ada penggantinya. ” Semoga segala amal baik Bpk diterima disisi-Nya aamiin “

administrator

RECENT POSTS

CATEGORIES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?