Akhir Juli 2025, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan bahwa Inggris akan mengakui Negara Palestina pada bulan September 2025, dengan catatan bahwa pemerintah Israel belum mematuhi sejumlah syarat penting
Syarat Pengakuan (Deadline September 2025)
Starmer menyatakan Inggris akan memberi pengakuan pada Sidang Umum PBB berikutnya, bila Israel tidak memenuhi tuntutan berikut sebelum bulan September:
-
Menghentikan krisis kemanusiaan di Gaza dan mencapai gencatan senjata.
-
Membuka akses penuh bantuan kemanusiaan (minimal 500 truk per hari).
-
Menunda atau membatalkan rencana aneksasi wilayah Tepi Barat.
-
Berkomitmen terhadap perdamaian jangka panjang dan solusi dua-negara.
Selain itu, Hamas diwajibkan melepas sandera, menyerahkan persenjataan, dan menyerahkan kendali administrasi Gaza
Dengan batas waktu September 2025 yang jelas dan syarat-syarat konkrit yang diajukan kepada Israel, pengumuman Starmer menandai pergeseran kebijakan luar negeri Inggris yang signifikan. Ini merupakan momen penting dalam diplomasi internasional terkait konflik Israel–Palestina, dengan konsekuensi diplomatik, internal, dan simbolis yang luas.
-
Jika terlaksana, Inggris akan bergabung dengan negara-negara seperti Prancis, Spanyol, Irlandia, dan Norwegia yang telah mengakui Palestina sebagai negara sejak tahun lalu The Independenttimesofisrael.comaljazeera.com.
-
Pengakuan oleh negara besar Eropa seperti Inggris memperkuat tekanan internasional terhadap Israel dan dapat memperkuat posisi Palestina di forum internasional—walaupun sebagian mengkritik bahwa pengakuan simbolik saja tidak cukup tanpa langkah-langkah diplomasi lebih mendalam
Mengapa Ini Langkah Bersejarah?
-
Ini menandai perubahan kebijakan luar negeri Inggris yang serius, karena sebelumnya Inggris menunjukkan dukungan pada solusi dua-negara tapi menunda pengakuan sampai saat yang “tepat”. The Guardian+13commonslibrary.parliament.uk+13AP News+13
-
Starmer menegaskan bahwa pengakuan tidak tergantung kebijakan AS atau Israel, tetapi kebijakan independen Inggris. Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Sky News+5Reddit+5Wall Street Journal+5
-
Pengakuan ini mendapat sambutan positif dari pemimpin Palestina, yang menyebutnya sebagai langkah moral dan penting untuk memperbaiki ketidakadilan historis. Anadolu Ajansı+1AP News+1
Namun, kebijakan ini juga menuai kritik dari pemerintah Israel (yang menyebutnya sebagai “imbalan untuk teroris”) dan sebagian pejabat AS karena dianggap mengabaikan proses negosiasi bilateral.
✅ Status Saat Ini
-
Hingga 29–30 Juli 2025, Inggris belum secara resmi mengakui Palestina, tetapi telah menetapkan batas waktu September sebagai momen potensi pengumuman.
-
Jika syarat-syarat tidak dipenuhi oleh Israel, pengakuan bisa diumumkan dalam sesi Sidang Umum PBB bulan September 2025.

















