Close
Jumat, Juni 5, 2026
  • Login
infoandalas
ADVERTISEMENT
No Result
View All Result
No Result
View All Result
infoandalas
  • Home
  • Shop
  • Trip
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
Home Sumatra

KAI Siapkan Mega Proyek Kereta Trans Sumatra Rp448 Triliun, Jalur Aceh–Lampung Ditargetkan Tersambung

administrator by administrator
Juni 4, 2026
in Sumatra
0 0
0
KAI Siapkan Mega Proyek Kereta Trans Sumatra Rp448 Triliun, Jalur Aceh–Lampung Ditargetkan Tersambung
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyiapkan peta jalan pengembangan jaringan perkeretaapian di Pulau Sumatra untuk periode 2026–2030. Program ambisius tersebut diperkirakan membutuhkan investasi hingga US$25 miliar atau sekitar Rp448 triliun dan bertujuan menghubungkan jalur kereta api dari Banda Aceh hingga Bandar Lampung.

Rencana tersebut disampaikan Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI. Menurutnya, pengembangan jaringan kereta di Sumatra merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat konektivitas nasional sekaligus menurunkan biaya logistik di luar Pulau Jawa.

Saat ini, jaringan kereta api di Sumatra masih terpisah-pisah dan belum terhubung secara menyeluruh. Jalur aktif hanya melayani beberapa koridor tertentu seperti Bandar Lampung–Palembang, Bandar Lampung–Lubuklinggau, wilayah Medan, serta sebagian jaringan di Sumatra Barat. Kondisi tersebut membuat mobilitas penumpang dan distribusi barang belum optimal dibandingkan potensi ekonomi Pulau Sumatra yang sangat besar.

Prioritas Awal: Sambungkan Aceh dan Sumatra Utara

Dalam roadmap yang disusun KAI, prioritas pertama adalah pembangunan jalur yang menghubungkan Banda Aceh hingga Besitang di Sumatra Utara sepanjang sekitar 478 kilometer. Saat ini perusahaan tengah menyusun Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar pelaksanaan proyek tersebut.

Jalur ini dinilai menjadi kunci untuk membuka konektivitas kawasan utara Sumatra yang selama puluhan tahun belum terhubung secara penuh melalui moda transportasi rel.

Apabila koridor Aceh–Besitang berhasil direalisasikan, maka jaringan kereta di wilayah Aceh akan terkoneksi dengan jaringan Sumatra Utara yang selama ini berpusat di Medan dan sekitarnya.

Reaktivasi Jalur Mati Sepanjang 726,5 Kilometer

Selain membangun rel baru, KAI juga menargetkan reaktivasi jalur kereta nonaktif sepanjang 726,5 kilometer yang tersebar di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Program ini bertujuan memanfaatkan kembali aset perkeretaapian yang sudah ada sehingga pembangunan dapat dilakukan lebih efisien.

Beberapa ruas yang masuk dalam daftar reaktivasi antara lain:

  • Banda Aceh – Sigli
  • Sigli – Bireuen – Lhokseumawe
  • Lhokseumawe – Langsa – Besitang
  • Naras – Sungai Limau
  • Kayu Tanam – Padang Panjang – Bukittinggi – Limbanang
  • Muarakalaban – Sawahlunto
  • Padang Panjang – Batubual
  • Batubual – Solok
  • Solok – Muarakalaban

Jalur-jalur tersebut sebelumnya pernah beroperasi namun berhenti akibat berbagai faktor, mulai dari kondisi infrastruktur hingga perubahan pola transportasi masyarakat.

Bangun Jalur Baru Lebih dari 1.100 Kilometer

Tidak hanya mengaktifkan kembali jalur lama, KAI juga memasukkan rencana pembangunan jalur baru sepanjang sekitar 1.110 kilometer yang telah tercantum dalam Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (RIPNAS).

Beberapa koridor strategis yang direncanakan meliputi:

  • Rantau Prapat – Dumai
  • Duri – Pekanbaru
  • Pekanbaru – Rengat
  • Rengat – Jambi
  • Kertapati – Tarahan – Bakauheni
  • Lubuklinggau – Bengkulu

Pembangunan jalur baru ini diharapkan mampu membuka akses transportasi ke pusat-pusat ekonomi baru sekaligus memperkuat integrasi antardaerah di Pulau Sumatra.

Dorong Logistik dan Industri Nasional

Pengembangan jaringan kereta Sumatra tidak hanya difokuskan pada angkutan penumpang. Pemerintah dan KAI juga menempatkan sektor logistik sebagai salah satu tujuan utama proyek ini.

Pulau Sumatra merupakan penghasil berbagai komoditas strategis nasional seperti kelapa sawit, karet, kopi, batu bara, hingga hasil tambang lainnya. Dengan tersedianya jaringan kereta yang terintegrasi, biaya distribusi diperkirakan dapat ditekan secara signifikan dibandingkan angkutan jalan raya yang selama ini mendominasi.

KAI juga merencanakan peningkatan kapasitas angkutan batu bara, termasuk pengembangan koridor logistik yang menghubungkan kawasan pertambangan dengan pelabuhan ekspor. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan daya saing industri nasional.

Tantangan Pendanaan

Meski memiliki potensi besar, proyek kereta Trans Sumatra menghadapi tantangan utama berupa kebutuhan investasi yang sangat besar. Bobby Rasyidin memperkirakan total kebutuhan dana untuk menghubungkan jalur dari Aceh hingga Lampung mencapai kisaran US$20–25 miliar atau sekitar Rp350–448 triliun.

Karena itu, pemerintah dan KAI diperkirakan akan membuka peluang kerja sama pembiayaan dengan berbagai pihak, termasuk investor nasional maupun internasional, guna mempercepat realisasi proyek.

Transformasi Besar Transportasi Sumatra

Jika seluruh roadmap dapat direalisasikan sesuai target, maka Pulau Sumatra berpotensi memiliki jaringan kereta api terintegrasi dari ujung utara hingga ujung selatan untuk pertama kalinya dalam sejarah modern Indonesia. Kehadiran jalur tersebut diyakini akan mengubah pola transportasi penumpang dan logistik, mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, serta memperkuat konektivitas antarprovinsi di Sumatra.

Sumber: PT KAI, Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI, InvestorTrust, Katadata, Bloomberg Technoz.

administrator

administrator

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
250 BUS DISIAPKAN UNTUK “PULANG BASAMO NASIONAL” TAHUN 2025

250 BUS DISIAPKAN UNTUK “PULANG BASAMO NASIONAL” TAHUN 2025

Januari 31, 2025
Tidak jadi libur selama bulan Ramadhan, sepekan belajar dirumah

Tidak jadi libur selama bulan Ramadhan, sepekan belajar dirumah

Januari 22, 2025
Akhirnya Masjid Tuo Ampang Gadang Akan Dipugar, Pemkab Limapuluh Kota dan Masyarakat Dukung Penuh

Akhirnya Masjid Tuo Ampang Gadang Akan Dipugar, Pemkab Limapuluh Kota dan Masyarakat Dukung Penuh

Mei 9, 2025
Andalas, Nama lain Pulau Sumatra & Selat Melaka, Ikon Flora Sumbar yang hampir punah

Andalas, Nama lain Pulau Sumatra & Selat Melaka, Ikon Flora Sumbar yang hampir punah

Januari 21, 2025
Fungsi Musik Lasuang Pada Kesenian Gandang Lasuang Dalam Pesta Perkawinan di Kecamatan Sasak Kabupaten Pasaman Barat

Fungsi Musik Lasuang Pada Kesenian Gandang Lasuang Dalam Pesta Perkawinan di Kecamatan Sasak Kabupaten Pasaman Barat

0
Pasaman, bersiap untuk menjadi pusat energi terbarukan

Pasaman, bersiap untuk menjadi pusat energi terbarukan

0

Batik Tanah Liek dalam Pewarisan Kebudayaan Seni Sebagai Benda Pakai di Kota Padang

0

Teknik dan Sikap Tubuh dalam Tari Pasambahan Syofiani: Pencerminan Nilai-nilai Kehormatan dan Keramahan

0
KAI Siapkan Mega Proyek Kereta Trans Sumatra Rp448 Triliun, Jalur Aceh–Lampung Ditargetkan Tersambung

KAI Siapkan Mega Proyek Kereta Trans Sumatra Rp448 Triliun, Jalur Aceh–Lampung Ditargetkan Tersambung

Juni 4, 2026
Petani Menjerit, Kebijakan Baru Ekspor Sawit Berlaku, Harganya Langsung Anjlok?

Petani Menjerit, Kebijakan Baru Ekspor Sawit Berlaku, Harganya Langsung Anjlok?

Juni 3, 2026
Investigasi Cepat Blackout Sumatera: Kabel Transmisi Diduga Putus Akibat Cuaca Ekstrem

Investigasi Cepat Blackout Sumatera: Kabel Transmisi Diduga Putus Akibat Cuaca Ekstrem

Mei 25, 2026
Sumur Bor Proyek Desa di Aceh Utara Semburkan Gas dan Api Setinggi 75 Meter, Warga Panik

Sumur Bor Proyek Desa di Aceh Utara Semburkan Gas dan Api Setinggi 75 Meter, Warga Panik

Mei 23, 2026

Recent News

KAI Siapkan Mega Proyek Kereta Trans Sumatra Rp448 Triliun, Jalur Aceh–Lampung Ditargetkan Tersambung

KAI Siapkan Mega Proyek Kereta Trans Sumatra Rp448 Triliun, Jalur Aceh–Lampung Ditargetkan Tersambung

Juni 4, 2026
Petani Menjerit, Kebijakan Baru Ekspor Sawit Berlaku, Harganya Langsung Anjlok?

Petani Menjerit, Kebijakan Baru Ekspor Sawit Berlaku, Harganya Langsung Anjlok?

Juni 3, 2026
Investigasi Cepat Blackout Sumatera: Kabel Transmisi Diduga Putus Akibat Cuaca Ekstrem

Investigasi Cepat Blackout Sumatera: Kabel Transmisi Diduga Putus Akibat Cuaca Ekstrem

Mei 25, 2026
Sumur Bor Proyek Desa di Aceh Utara Semburkan Gas dan Api Setinggi 75 Meter, Warga Panik

Sumur Bor Proyek Desa di Aceh Utara Semburkan Gas dan Api Setinggi 75 Meter, Warga Panik

Mei 23, 2026
infoandalas

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow Us

Browse by Category

  • Aceh
  • Adat
  • Bank
  • Berita Agam
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Festival
  • Islam
  • Kampus
  • Masjid
  • Minangkabau
  • Muhammadiyah
  • Nagari
  • Nasional
  • Payoliko
  • Peduli
  • Peduli
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Riau
  • Sekolah
  • Seni
  • Sumatra
  • Sumbar
  • Tokoh
  • Ulama
  • UMKM
  • Wisata

Recent News

KAI Siapkan Mega Proyek Kereta Trans Sumatra Rp448 Triliun, Jalur Aceh–Lampung Ditargetkan Tersambung

KAI Siapkan Mega Proyek Kereta Trans Sumatra Rp448 Triliun, Jalur Aceh–Lampung Ditargetkan Tersambung

Juni 4, 2026
Petani Menjerit, Kebijakan Baru Ekspor Sawit Berlaku, Harganya Langsung Anjlok?

Petani Menjerit, Kebijakan Baru Ekspor Sawit Berlaku, Harganya Langsung Anjlok?

Juni 3, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

  • Home
  • Shop
    • Checkout
    • Keranjang
  • Trip
  • Daerah
    • Aceh
    • Sumut
    • Sumbar
    • Riau
    • Jambi
    • Sumsel
    • Bengkulu
    • Lampung
    • Kepri
    • Babel
  • Nasional
  • Dunia
  • Login
  • Cart

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?