Cuaca Sumatera

Diperbarui 05.16 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
28°
⛅ Berawan
Padang
26°
🌦 Gerimis
Pekanbaru
31°
⛅ Berawan
Palembang
32°
⛅ Berawan
Banda Aceh
28°
🌦 Hujan lokal
Batam
29°
🌦 Gerimis ringan
Bandar Lampung
29°
🌤 Berawan sebagian
infoandalas › Sumbar › Berita
Sumbar

“Beli Bakso Pakai E-Wallet? Sekarang Bisa Terpantau Lewat NIK!”

Berita terbaru menjelaskan bahwa mulai 17 Agustus 2025, Bank Indonesia akan mengimplementasikan sistem Payment ID yang menghubungkan seluruh transaksi digital (uang masuk dan keluar) dengan NIK (Nomor Induk Kependudukan). Berikut poin pentingnya:


Ringkasan Kebijakan “Payment ID”

  • Sistem ini akan merekam seluruh riwayat transaksi digital—baik dari rekening bank, e‑wallet, hingga pinjol—dalam satu identitas unik yang terhubung ke NIK pengguna

  • Payment ID adalah bagian dari blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030, bertujuan memperkuat transparansi keuangan nasional dan memperluas basis perpajakan digital

  • Implementasi resmi akan dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia pada peringatan 17 Agustus 2025, bertepatan Hari Ulang Tahun ke-80 RI

Tujuan & Fungsi Sistem

  1. Identifikasi: Mengikat profil pengguna pada satu Payment ID yang dibuat dari NIK.

  2. Otentikasi: Menjamin keaslian setiap transaksi digital.

  3. Agregasi: Menggabungkan data keuangan dalam bentuk yang terstruktur untuk analisis big data dan deteksi risiko seperti pinjol ilegal, transaksi mencurigakan, dan potensi penghindaran pajak

Kekhawatiran & Kontroversi

  • Banyak pihak menyoroti potensi terganggunya privasi karena BI bisa mengakses data transaksi setiap individu secara real-time

  • Meskipun BI menjanjikan sistem ini berbasis persetujuan pengguna (consent‑based), beberapa pengamat menilai mekanisme ini belum mencukupi untuk menjamin keamanan data pribadi

  • Netizen memberikan komentar satir seperti:

    “Trus gua beli seblak … ke‑tracking gitu? Kurang kerjaan”
    “Sekarang era bukan rakyat yang mantau pemerintah. Tapi pemerintah yang mantau rakyat”

Apa Lagi yang Perlu Diketahui?

  • Saat ini BI masih melakukan uji coba terbatas, misalnya untuk penggunaan penyaluran bantuan sosial nontunai, dan belum sepenuhnya aktif pada seluruh transaksi digital publik

  • Setiap permintaan akses data akan membutuhkan persetujuan aktif dari pengguna, yang akan menerima notifikasi di ponsel sebelum data dibuka


⚖️ Kesimpulan

Mulai 17 Agustus 2025, sistem Payment ID resmi diberlakukan sebagai kebijakan nasional Bank Indonesia yang menggabungkan semua transaksi digital dengan NIK. Tujuannya meningkatkan transparansi dan pengawasan aktivitas keuangan, namun hal ini juga menimbulkan kekhawatiran soal privasi dan potensi pengawasan berlebih. BI menegaskan pendekatan berbasis persetujuan aktif, meski masih menuai kritik dari publik dan ahli privasi.

Berita Selanjutnya Kelas Seni: Persiapan Anak-Anak Galugua, Limapuluhkota – Sumbar. Sambut Malam Puncak Ekspedisi
›

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *