BSN Hasil Merger BTN Syariah–Victoria Syariah, Indonesia Punya Bank Syariah Baru

Jakarta, Agustus 2025

Sebuah babak baru dalam industri perbankan syariah nasional resmi dimulai. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mengumumkan telah selesainya proses akuisisi dan penggabungan dengan PT Bank Victoria Syariah (BVIS), yang kini resmi berganti nama menjadi PT Bank Syariah Nasional (BSN). Perubahan ini disahkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 20 Agustus 2025.

Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut dari rencana spin-off atau pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS) BTN yang telah lama direncanakan. Dengan memanfaatkan Bank Victoria Syariah sebagai “cangkang,” BTN kini memiliki bank umum syariah yang siap bersaing secara lebih agresif.


Target Menjadi Bank Syariah Terbesar Kedua

Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor, yang sebelumnya menjabat sebagai Project Director Tim Strategi Pengembangan Syariah BTN, menyatakan bahwa BSN ditargetkan untuk menjadi bank syariah terbesar kedua di Indonesia, hanya kalah dari Bank Syariah Indonesia (BSI). Fokus utama BSN adalah melanjutkan keunggulan BTN dalam pembiayaan perumahan, khususnya melalui skema syariah.

“Transformasi ini adalah lompatan besar bagi ekosistem syariah di Indonesia. Kami akan memadukan kekuatan pembiayaan perumahan BTN dengan fleksibilitas bank umum syariah. Target kami jelas, menjadi pemimpin pasar pembiayaan properti syariah dan menyediakan solusi keuangan yang komprehensif bagi seluruh nasabah,” ujar Alex dalam konferensi pers yang diadakan pasca-RUPSLB.


Struktur Manajemen Baru Ditetapkan

Selain perubahan nama, RUPSLB juga mengesahkan susunan direksi dan dewan komisaris yang akan memimpin BSN. Posisi Direktur Utama dipegang oleh Alex Sofjan Noor, sementara Bahrullah Akbar, mantan Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dipercaya untuk menjabat sebagai Komisaris Utama.

Proses penggabungan ini diharapkan akan selesai sepenuhnya setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang saat ini masih dalam tahap finalisasi. Dengan modal yang lebih kuat dan dukungan dari induknya, BTN, Bank Syariah Nasional siap menjadi pilar baru dalam pertumbuhan ekonomi syariah di Tanah Air.

Proses merger antara Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Tabungan Negara (BTN) dengan Bank Victoria Syariah (BVIS) resmi mencapai tahap akhir. Hasil konsolidasi ini melahirkan entitas baru bernama Bank Syariah Nasional (BSN), yang ditargetkan mulai beroperasi penuh pada Oktober–November 2025.

Langkah strategis ini berawal dari penandatanganan Conditional Sales Purchase Agreement (CSPA) pada 15 Januari 2025. BTN kemudian mengakuisisi 100% saham BVIS dengan nilai sekitar Rp1,4–1,5 triliun setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah pada Juni 2025.

“Merger ini merupakan bagian dari percepatan spin-off BTN Syariah untuk menjadi Bank Umum Syariah (BUS), sekaligus mendukung penguatan industri perbankan syariah nasional,” ujar manajemen BTN dalam keterangan resmi.

Melalui penggabungan ini, BTN menargetkan aset syariah dapat tumbuh signifikan dan menembus Rp100 triliun dalam tiga tahun ke depan. Dengan skala tersebut, BSN diproyeksikan menjadi salah satu bank syariah terbesar di Tanah Air setelah Bank Syariah Indonesia (BSI).

Struktur kepengurusan bank baru juga telah ditetapkan. Alex Sofjan Noor didapuk sebagai Direktur Utama, sementara posisi Komisaris Utama diisi oleh Bahrullah Akbar.

Proses merger ini juga merupakan bagian dari pemenuhan regulasi OJK, yang mengamanatkan seluruh Unit Usaha Syariah (UUS) harus melakukan spin-off menjadi Bank Umum Syariah paling lambat 26 Februari 2026.

Dengan lahirnya Bank Syariah Nasional, diharapkan layanan perbankan syariah semakin kompetitif, memperluas akses pembiayaan berbasis syariah, serta mendukung percepatan inklusi keuangan syariah di Indonesia.

administrator

RECENT POSTS

CATEGORIES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?