Close
Jumat, Juni 5, 2026
  • Login
infoandalas
ADVERTISEMENT
No Result
View All Result
No Result
View All Result
infoandalas
  • Home
  • Shop
  • Trip
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
Home Sumbar

Dukungan Mengalir, Penolakan Menguat: Kontroversi Hibah Tanah Ulayat untuk Sekolah Rakyat di Sungai Kamuyang, Limapuluhkota

administrator by administrator
Juli 8, 2025
in Sumbar
0 0
0
Dukungan Mengalir, Penolakan Menguat: Kontroversi Hibah Tanah Ulayat untuk Sekolah Rakyat di Sungai Kamuyang, Limapuluhkota
0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LIMA PULUH KOTA – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Lima Puluh Kota menuai dukungan sekaligus penolakan tajam dari masyarakat. Di satu sisi, Pemerintah Kabupaten menerima hibah lahan seluas sekitar 10 hektare dari pihak yang mengatasnamakan Kerapatan Adat Nagari (KAN) Sungai Kamuyang. Namun di sisi lain, gelombang protes datang dari mayoritas Anak Nagari dan Niniak Mamak Sungai Kamuyang, yang menilai proses hibah itu cacat legitimasi dan mengabaikan prinsip-prinsip adat serta hak kolektif atas tanah ulayat.

Pada Senin (07/07/2025), Ketua KAN Sungai Kamuyang versi Pemkab, Irmaizar Dt. Rajo Mangkuto, secara resmi menyerahkan surat hibah kepada Bupati Lima Puluh Kota, H. Safni Sikumbang, dalam pertemuan di Kantor Bupati. Sejumlah tokoh masyarakat turut hadir, dan disebutkan bahwa proyek SR ini akan menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia di kawasan tersebut.

Namun, tak berselang lama, pernyataan keras dilontarkan oleh kelompok Anak Nagari Sungai Kamuyang, yang menolak hibah tersebut. Mereka menyebut bahwa Irmaizar Dt. Rajo Mangkuto tidak diakui sebagai Ketua KAN secara sah oleh mayoritas Niniak Mamak dan lembaga adat, seperti LKAAM. Dari lebih 100 Niniak Mamak di Nagari, hanya sekitar 11–12 orang yang mendukung penyerahan hibah itu.

“Tanah ulayat bukan milik segelintir orang, bukan milik KAN atau wali nagari, apalagi tokoh karbitan. Ini milik seluruh suku di Nagari!” ujar salah satu Niniak Mamak yang menolak hibah tersebut.

Lebih lanjut, kelompok penolak juga menyoroti ketiadaan sosialisasi, studi kelayakan (Feasibility Study), serta dokumen AMDAL dari proyek Sekolah Rakyat tersebut. Mereka khawatir dampak ekologis akan menghancurkan wilayah pertanian di bawah area ulayat, karena tanah tersebut berada di kawasan hulu Nagari.

“Nasib puluhan warga yang menggantungkan hidup dari tanah itu tak jelas. Kemana mereka akan direlokasi? Tidak ada kepastian. Kami hanya menerima fakta bahwa tanah ini ‘dihibahkan’ tanpa izin kami,” kata seorang pemuda Anak Nagari.

Kekhawatiran juga muncul mengenai isi surat hibah yang tidak pernah dipublikasikan secara transparan. Ada dugaan bahwa hibah itu dapat membuka celah untuk proyek lain yang berpotensi menguntungkan segelintir pihak.

Menyikapi polemik ini, Bupati Safni Sikumbang belum memberikan tanggapan resmi atas penolakan tersebut. Pemerintah daerah dan pihak KAN yang menyerahkan hibah juga belum merespons tuntutan untuk membuka dokumen-dokumen proyek secara publik.

Kontroversi ini menunjukkan bahwa proyek pembangunan, betapapun berniat baik, membutuhkan musyawarah adat yang menyeluruh, transparansi dokumen, dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Di tengah harapan akan kemajuan pendidikan, suara Anak Nagari yang menolak proyek ini menunjukkan bahwa pembangunan tanpa persetujuan kolektif bisa menjadi bumerang sosial dan ekologis.

Sumber : Berita Sumbar & Sudutlimapuluhkota

administrator

administrator

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
250 BUS DISIAPKAN UNTUK “PULANG BASAMO NASIONAL” TAHUN 2025

250 BUS DISIAPKAN UNTUK “PULANG BASAMO NASIONAL” TAHUN 2025

Januari 31, 2025
Tidak jadi libur selama bulan Ramadhan, sepekan belajar dirumah

Tidak jadi libur selama bulan Ramadhan, sepekan belajar dirumah

Januari 22, 2025
Akhirnya Masjid Tuo Ampang Gadang Akan Dipugar, Pemkab Limapuluh Kota dan Masyarakat Dukung Penuh

Akhirnya Masjid Tuo Ampang Gadang Akan Dipugar, Pemkab Limapuluh Kota dan Masyarakat Dukung Penuh

Mei 9, 2025
Andalas, Nama lain Pulau Sumatra & Selat Melaka, Ikon Flora Sumbar yang hampir punah

Andalas, Nama lain Pulau Sumatra & Selat Melaka, Ikon Flora Sumbar yang hampir punah

Januari 21, 2025
Fungsi Musik Lasuang Pada Kesenian Gandang Lasuang Dalam Pesta Perkawinan di Kecamatan Sasak Kabupaten Pasaman Barat

Fungsi Musik Lasuang Pada Kesenian Gandang Lasuang Dalam Pesta Perkawinan di Kecamatan Sasak Kabupaten Pasaman Barat

0
Pasaman, bersiap untuk menjadi pusat energi terbarukan

Pasaman, bersiap untuk menjadi pusat energi terbarukan

0

Batik Tanah Liek dalam Pewarisan Kebudayaan Seni Sebagai Benda Pakai di Kota Padang

0

Teknik dan Sikap Tubuh dalam Tari Pasambahan Syofiani: Pencerminan Nilai-nilai Kehormatan dan Keramahan

0
KAI Siapkan Mega Proyek Kereta Trans Sumatra Rp448 Triliun, Jalur Aceh–Lampung Ditargetkan Tersambung

KAI Siapkan Mega Proyek Kereta Trans Sumatra Rp448 Triliun, Jalur Aceh–Lampung Ditargetkan Tersambung

Juni 4, 2026
Petani Menjerit, Kebijakan Baru Ekspor Sawit Berlaku, Harganya Langsung Anjlok?

Petani Menjerit, Kebijakan Baru Ekspor Sawit Berlaku, Harganya Langsung Anjlok?

Juni 3, 2026
Investigasi Cepat Blackout Sumatera: Kabel Transmisi Diduga Putus Akibat Cuaca Ekstrem

Investigasi Cepat Blackout Sumatera: Kabel Transmisi Diduga Putus Akibat Cuaca Ekstrem

Mei 25, 2026
Sumur Bor Proyek Desa di Aceh Utara Semburkan Gas dan Api Setinggi 75 Meter, Warga Panik

Sumur Bor Proyek Desa di Aceh Utara Semburkan Gas dan Api Setinggi 75 Meter, Warga Panik

Mei 23, 2026

Recent News

KAI Siapkan Mega Proyek Kereta Trans Sumatra Rp448 Triliun, Jalur Aceh–Lampung Ditargetkan Tersambung

KAI Siapkan Mega Proyek Kereta Trans Sumatra Rp448 Triliun, Jalur Aceh–Lampung Ditargetkan Tersambung

Juni 4, 2026
Petani Menjerit, Kebijakan Baru Ekspor Sawit Berlaku, Harganya Langsung Anjlok?

Petani Menjerit, Kebijakan Baru Ekspor Sawit Berlaku, Harganya Langsung Anjlok?

Juni 3, 2026
Investigasi Cepat Blackout Sumatera: Kabel Transmisi Diduga Putus Akibat Cuaca Ekstrem

Investigasi Cepat Blackout Sumatera: Kabel Transmisi Diduga Putus Akibat Cuaca Ekstrem

Mei 25, 2026
Sumur Bor Proyek Desa di Aceh Utara Semburkan Gas dan Api Setinggi 75 Meter, Warga Panik

Sumur Bor Proyek Desa di Aceh Utara Semburkan Gas dan Api Setinggi 75 Meter, Warga Panik

Mei 23, 2026
infoandalas

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow Us

Browse by Category

  • Aceh
  • Adat
  • Bank
  • Berita Agam
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Festival
  • Islam
  • Kampus
  • Masjid
  • Minangkabau
  • Muhammadiyah
  • Nagari
  • Nasional
  • Payoliko
  • Peduli
  • Peduli
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Riau
  • Sekolah
  • Seni
  • Sumatra
  • Sumbar
  • Tokoh
  • Ulama
  • UMKM
  • Wisata

Recent News

KAI Siapkan Mega Proyek Kereta Trans Sumatra Rp448 Triliun, Jalur Aceh–Lampung Ditargetkan Tersambung

KAI Siapkan Mega Proyek Kereta Trans Sumatra Rp448 Triliun, Jalur Aceh–Lampung Ditargetkan Tersambung

Juni 4, 2026
Petani Menjerit, Kebijakan Baru Ekspor Sawit Berlaku, Harganya Langsung Anjlok?

Petani Menjerit, Kebijakan Baru Ekspor Sawit Berlaku, Harganya Langsung Anjlok?

Juni 3, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

  • Home
  • Shop
    • Checkout
    • Keranjang
  • Trip
  • Daerah
    • Aceh
    • Sumut
    • Sumbar
    • Riau
    • Jambi
    • Sumsel
    • Bengkulu
    • Lampung
    • Kepri
    • Babel
  • Nasional
  • Dunia
  • Login
  • Cart

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?