Cuaca Sumatera

Diperbarui 04.57 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
28°
🌦 Gerimis ringan
Padang
26°
🌦 Gerimis
Pekanbaru
31°
🌦 Gerimis ringan
Palembang
31°
⛅ Berawan
Banda Aceh
29°
🌦 Gerimis
Batam
28°
🌦 Gerimis
Bandar Lampung
29°
🌦 Gerimis ringan
infoandalas › Sumbar › Berita
Sumbar

Kelas Seni: Persiapan Anak-Anak Galugua, Limapuluhkota – Sumbar. Sambut Malam Puncak Ekspedisi

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ekspedisi Wilayah II 2025, panitia yang diinisiasi oleh BEM KM UNAND mengadakan kegiatan kelas seni bagi anak-anak di KenagarianGalugua, Jorong Galugua, Kecamatan Kapur IX, KabupatenLima Puluh Kota. Kegiatan ini dimulai dua hari setelah tim tibadi lokasi dan dilaksanakan setiap hari hingga malam puncak, yang digelar dua hari sebelum kepulangan ke Padang.

Kelas seni menjadi wadah ekspresi bagi siswa SD dan SMP untuk menampilkan karya mereka dalam bentuk puisi, nyanyian, dan tari. Respons anak-anak sangat positif, mereka mendaftardengan antusias dan memilih berbagai bentuk penampilan. Latihan dilaksanakan setiap sore sekitar pukul 14.00, bertempatdi lokasi yang bergantian seperti halaman posko, ruang kelasSD, maupun halaman sekolah.

Selama proses latihan, panitia tidak hanya melatih teknik, tetapijuga menciptakan suasana yang nyaman dan mendukung. Kata-kata yang diberikan kepada anak-anak disampaikan denganlembut dan membangun semangat. Ungkapan seperti “nggakapa-apa, coba lagi ya” atau “bagus, tinggal sedikit lagi” menjadipenyemangat tersendiri bagi peserta. Hal ini membuat anak-anakmerasa aman untuk mencoba, bahkan ketika mereka melakukankesalahan.

Daini, peserta kelas tari, mengungkapkan rasa senangnya bisaikut dilatih oleh panitia. “Kakak-kakaknya baik, lemah lembut, dan penyayang. Aku senang banget ikut latihan nari,” ujarnya. Iajuga mengatakan bahwa keinginannya untuk tampil berasal daricita-cita yang ia miliki. “Aku memang hobi nari, dan pengenjadi penari yang hebat. Waktu tampil sempat gugup, tapi adakakak yang semangatin, jadi nggak gugup lagi.”

Dokumentasi kegiatan kelas seni berupa Latihan tari yang di ikuti oleh anak anak Jorong Galugua

Proses latihan tidak hanya melatih keberanian tampil di depanumum, tapi juga memperkuat hubungan emosional antara panitiadan anak-anak. Beberapa dari mereka awalnya malu-malu, namun dengan pendekatan yang hangat, mereka mulai terbukadan menikmati prosesnya.

Zafa, peserta kelas puisi, turut membagikan pengalamannya. “Waktu latihan seru banget, kakak-abangnya sabar ngajarin. Pas tampil, aku gugup, takut salah. Tapi mereka bilang, kalau gugup, lihat aja ke arah mereka. Aku juga sempat takut dimarahinkarena nggak nangis waktu baca puisi, padahal dibilangnyakalau bisa dihayati sampai nangis. Tapi ternyata kakak dan abang malah senyum dan bilang, ‘Nggak apa-apa, yang pentingkamu berani tampil.’ Aku senang, dan pengen puisiku bisamenyentuh orang yang dengar,” tuturnya.

Kelas seni menjadi ruang penting bagi anak-anak untuk belajarmengekspresikan diri, melatih keberanian, dan membangun rasa percaya diri. Bagi panitia, kegiatan ini menjadi salah satumomen paling berkesan selama ekspedisi. Mereka tidak hanyahadir sebagai pelaksana kegiatan, tetapi juga sebagai kakak yang membersamai dan mendukung setiap proses kecil menujupanggung malam puncak. Apresiasi setinggi-tingginya diberikankepada seluruh panitia pelatih baik yang mendampingi puisi, tari, maupun nyanyian yang telah dengan sepenuh hatimemberikan waktu, tenaga, dan kasih sayang bagi anak-anakGalugua.

Berita Selanjutnya Peran Indibiz dan Wifi Managed Service (WMS) dalam Mendukung Transformasi Digital di Sektor Pendidikan
›

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *