Cuaca Sumatera

Diperbarui 14.26 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
25°
☀️ Cerah
Padang
26°
🌤 Berawan sebagian
Pekanbaru
30°
☀️ Cerah
Palembang
28°
☀️ Cerah
Banda Aceh
27°
⛅ Berawan
Batam
28°
☀️ Cerah
Bandar Lampung
26°
☀️ Cerah
infoandalasAcehBerita
Aceh

Mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dilantik jadi Gubernur Aceh Periode 2025 – 2030

 

Banda Aceh, 12 Februari 2025 – Muzakir Manaf (Mualem) resmi dilantik sebagai Gubernur Aceh, sementara Fadhlullah (Dek Fadh) sebagai Wakil Gubernur Aceh periode 2025-2030, pada Rabu (12/2/2025). Dalam acara pelantikan yang berlangsung di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Mualem berjanji untuk menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat Aceh.

Dalam sambutannya, Mualem mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh rakyat Aceh yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepadanya dan Fadhlullah. “Atas nama pribadi dan Pemerintah Aceh, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Aceh yang sudah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada kami,” ucap Mualem.

Namun, yang mengejutkan seluruh hadirin adalah pernyataan Mualem terkait kebijakan pengisian bahan bakar minyak (BBM). Dalam pidatonya, ia dengan tegas mengungkapkan bahwa selama masa kepemimpinannya, ia akan menghapuskan sistem QR Code yang saat ini diterapkan di SPBU seluruh Aceh. “Kami ingin mensejahterakan rakyat, menyenangkan rakyat, bukan menyusahkan rakyat,” katanya.

Mualem menegaskan bahwa salah satu tugas utama pemerintahan mereka adalah memastikan kebijakan yang diambil memberikan manfaat langsung bagi rakyat Aceh. “PR hari ini, semua SPBU di Aceh tidak ada lagi istilah barcode. Mohon digarisbawahi,” ujarnya.

Selain itu, dalam acara tersebut, berbagai kenangan masa lalu turut mengemuka, salah satunya adalah tentang pertemuan dengan tokoh-tokoh penting dari Gerakan Aceh Merdeka (GAM), termasuk pendiri GAM Tgk Hasan Muhammad Ditiro dan Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud. Pada 2008, Muzakir Manaf pernah terlihat mendampingi Hasan Tiro yang kembali ke Aceh setelah lebih dari 30 tahun di pengasingan.

Semoga kepemimpinan Mualem dan Fadhlullah dapat membawa Aceh menuju masa depan yang lebih baik dan sejahtera, sejalan dengan cita-cita para mantan pejuang GAM yang telah memperjuangkan hak-hak rakyat Aceh selama bertahun-tahun.

**Serambi/M. Anshar**

Berita Selanjutnya Ahli Ilmu Falak Aceh; Awal bulan Ramadhan 1446 H secara Astronomis diperkirakan 1 Maret 2025

Berita Terkait