Close
Jumat, Juni 5, 2026
  • Login
infoandalas
ADVERTISEMENT
No Result
View All Result
No Result
View All Result
infoandalas
  • Home
  • Shop
  • Trip
  • Daerah
  • Nasional
  • Dunia
Home Sumbar Dunia

Indonesia Tegas! Diplomasi Hanya Jalan Jika Palestina Merdeka

Presiden Prabowo Tegaskan Dukungan Solusi Dua Negara, Indonesia Konsisten Bela Palestina

administrator by administrator
September 25, 2025
in Dunia, Peduli
0 0
0
Indonesia Tegas! Diplomasi Hanya Jalan Jika Palestina Merdeka
0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan dukungan penuh Indonesia terhadap solusi dua negara sebagai jalan damai bagi konflik Palestina–Israel.
Indonesia siap mengakui Israel jika Palestina diakui sebagai negara merdeka dan berdaulat.
Sikap ini menuai pro–kontra: sebagian melihatnya sebagai langkah diplomasi strategis, sementara yang lain menyayangkan karena dianggap terlalu memberi ruang pada Israel.

Bagaimanapun, Indonesia tetap konsisten berdiri bersama Palestina di panggung internasional.

Sikap dan Pernyataan Prabowo

  1. Dukungan penuh terhadap solusi dua negara
    Prabowo menegaskan bahwa Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina, dan bahwa two-state solution adalah satu-satunya jalan menuju perdamaian yang adil antara Palestina dan Israel.

  2. Pengakuan Palestina sebagai syarat
    Indonesia akan mengakui Israel secara diplomatik jika Israel mengakui negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.

  3. Jaminan keamanan untuk Israel
    Selain pengakuan Palestina, Prabowo menyebut bahwa keamanan dan keselamatan Israel juga harus diperhatikan dan dijamin dalam kerangka solusi dua negara.

  4. Dukungan internasional & diplomasi global
    Prabowo mendorong kerja sama global agar solusi dua negara bisa diimplementasikan: pengakuan Palestina secara resmi, diplomasi dengan negara-negara lain, forum multilateral, dan dukungan internasional.

  5. Kritik terhadap kekerasan & urgensi kemanusiaan
    Prabowo juga mengecam kekerasan di Gaza, menyoroti krisis kemanusiaan, dan menyerukan agar akses kemanusiaan dibuka serta gencatan senjata didorong sebagai bagian dari usaha menuju perdamaian.

Implikasi dan Bentuk Konkrit

  • Indonesia siap membuka hubungan diplomatik dengan Israel, asalkan Israel mengakui Palestina sebagai negara yang merdeka.

  • Pengakuan ini bukan hanya simbolis, tapi dijadikan prasyarat agar solusi dua negara bisa berjalan.

  • Indonesia aktif memimpin upaya diplomasi internasional, termasuk dalam forum PBB dan pertemuan bilateral, untuk menggalang dukungan bagi solusi dua negara.

Meski dukungan Prabowo jelas, implementasi solusi dua negara ini tergantung pada berbagai faktor eksternal: apakah Israel bersedia mengakui Palestina sebagai negara, persyaratan keamanan yang dirasa adil oleh kedua belah pihak, peran pihak internasional (PBB, negara-negara besar, kekuatan regional), dan kondisi di lapangan terutama di Gaza dan Tepi Barat. Faktor kemanusiaan dan keamanan sering menjadi hambatan praktis: misalnya akses bantuan, perlindungan warga sipil, konflik militer terus berlangsung.

Ada pertanyaan tentang bagaimana batas negara Palestina akan ditetapkan, bagaimana status Yerusalem, hak pengungsi, dan isu-keamanan – semua ini adalah bagian dari negosiasi yang kompleks.

Analisis Pakar / Media

RSIS – “Can Indonesians Accept a Two-State Solution?”

Lembaga penelitian RSIS (Singapore) bersama survei MEDIAN menyajikan gambaran bahwa:

Di awal tahun 2025, sekitar 40,5 % responden Indonesia mendukung gagasan bahwa baik Israel maupun Palestina memiliki hak menjadi negara (dua negara).
Namun dalam survei yang sama pada Juni 2025, dukungan tersebut menurun tajam menjadi 30,2 %, sementara dukungan bagi hanya Palestina meningkat menjadi 67,3 %.
Penurunan ini disebabkan konflik yang terus berlanjut (serangan Israel ke Gaza dan eskalasi militer) yang mempengaruhi persepsi publik terhadap gagasan “normalisasi” atau pengakuan Israel.
Kesimpulannya: ada segmen masyarakat Indonesia yang bersedia mendukung solusi pragmatis, tapi dukungan itu sangat tergantung pada perkembangan konflik.

The Diplomat – “Prabowo Says Indonesia Ready to Establish Diplomatic Ties With Israel — On One Condition”

Artikel ini menyoroti bahwa kebijakan Prabowo menawarkan normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel bersyarat (Israel harus mengakui negara Palestina terlebih dahulu).

Penulis menilai bahwa langkah tersebut punya risiko politik domestik yang tinggi, mengingat basis pemilih Islam dan sentimen publik yang kuat terhadap Palestina.

Selain itu, mereka menyoroti bahwa kondisi di Palestina (pendudukan, perluasan pemukiman, fragmentasi wilayah) membuat realisasi dua negara semakin sulit.

Sejarah dan Posisi Indonesia

Sejak lama, Indonesia menyokong kemerdekaan Palestina dan menolak pendudukan Israel. Kebijakan seperti ini konsisten dalam diplomasi luar negeri Indonesia. Presiden Prabowo sejak kampanye kampanye sebelumnya telah menyatakan dukungan terhadap solusi dua negara dan kesiapan untuk mengirim pasukan perdamaian.

Konsistensi Indonesia: Tetap menjaga garis besar kebijakan luar negeri Indonesia yang selalu mendukung Palestina sejak dulu. Itu penting untuk reputasi di dunia Islam.

Manuver Diplomatik: Dengan menawarkan “normalisasi bersyarat”, Prabowo sebenarnya mencoba membuka ruang diplomasi baru, bukan sekadar retorika. Itu bisa jadi leverage ke Israel, walau peluangnya kecil.

Tawaran Kontribusi Global: Kesediaan Indonesia mengirim pasukan perdamaian atau aktif dalam PBB memperlihatkan bahwa Indonesia mau “walk the talk”, tidak hanya bicara.

Realitas di Lapangan: Dua negara hampir mustahil dijalankan tanpa perubahan besar—pemukiman Israel sudah terlalu meluas, Gaza hancur, dan politik Israel sendiri condong menolak Palestina merdeka. Jadi, solusi ini terdengar “indah” tapi sulit diwujudkan.

Risiko Normalisasi dengan Israel: Banyak orang khawatir gagasan “Indonesia bisa akui Israel kalau…” akan dimanfaatkan Israel untuk legitimasi politik, tanpa sungguh-sungguh mau mengakui Palestina.

Sentimen Publik: Masyarakat Indonesia sangat kuat mendukung Palestina. Jadi ketika muncul opsi normalisasi, sebagian merasa itu pengkhianatan moral meskipun ada syarat.

Dari perspektif diplomasi, langkah Prabowo strategis: ia tidak langsung menolak Israel total, tapi juga tidak mengorbankan Palestina. Jadi posisinya netral-aktif, mencoba dorong jalan tengah. Tapi dari perspektif praktis, ini bisa terkesan naif atau terlalu optimis, karena syarat yang diajukan (Israel akui Palestina) hampir mustahil dipenuhi dalam waktu dekat. Wajar kalau banyak yang menyayangkan: mereka merasa Prabowo “terlalu memberi ruang” pada Israel, padahal penderitaan Palestina masih nyata dan belum ada tanda kompromi dari pihak Israel.

administrator

administrator

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
250 BUS DISIAPKAN UNTUK “PULANG BASAMO NASIONAL” TAHUN 2025

250 BUS DISIAPKAN UNTUK “PULANG BASAMO NASIONAL” TAHUN 2025

Januari 31, 2025
Tidak jadi libur selama bulan Ramadhan, sepekan belajar dirumah

Tidak jadi libur selama bulan Ramadhan, sepekan belajar dirumah

Januari 22, 2025
Akhirnya Masjid Tuo Ampang Gadang Akan Dipugar, Pemkab Limapuluh Kota dan Masyarakat Dukung Penuh

Akhirnya Masjid Tuo Ampang Gadang Akan Dipugar, Pemkab Limapuluh Kota dan Masyarakat Dukung Penuh

Mei 9, 2025
Andalas, Nama lain Pulau Sumatra & Selat Melaka, Ikon Flora Sumbar yang hampir punah

Andalas, Nama lain Pulau Sumatra & Selat Melaka, Ikon Flora Sumbar yang hampir punah

Januari 21, 2025
Fungsi Musik Lasuang Pada Kesenian Gandang Lasuang Dalam Pesta Perkawinan di Kecamatan Sasak Kabupaten Pasaman Barat

Fungsi Musik Lasuang Pada Kesenian Gandang Lasuang Dalam Pesta Perkawinan di Kecamatan Sasak Kabupaten Pasaman Barat

0
Pasaman, bersiap untuk menjadi pusat energi terbarukan

Pasaman, bersiap untuk menjadi pusat energi terbarukan

0

Batik Tanah Liek dalam Pewarisan Kebudayaan Seni Sebagai Benda Pakai di Kota Padang

0

Teknik dan Sikap Tubuh dalam Tari Pasambahan Syofiani: Pencerminan Nilai-nilai Kehormatan dan Keramahan

0
KAI Siapkan Mega Proyek Kereta Trans Sumatra Rp448 Triliun, Jalur Aceh–Lampung Ditargetkan Tersambung

KAI Siapkan Mega Proyek Kereta Trans Sumatra Rp448 Triliun, Jalur Aceh–Lampung Ditargetkan Tersambung

Juni 4, 2026
Petani Menjerit, Kebijakan Baru Ekspor Sawit Berlaku, Harganya Langsung Anjlok?

Petani Menjerit, Kebijakan Baru Ekspor Sawit Berlaku, Harganya Langsung Anjlok?

Juni 3, 2026
Investigasi Cepat Blackout Sumatera: Kabel Transmisi Diduga Putus Akibat Cuaca Ekstrem

Investigasi Cepat Blackout Sumatera: Kabel Transmisi Diduga Putus Akibat Cuaca Ekstrem

Mei 25, 2026
Sumur Bor Proyek Desa di Aceh Utara Semburkan Gas dan Api Setinggi 75 Meter, Warga Panik

Sumur Bor Proyek Desa di Aceh Utara Semburkan Gas dan Api Setinggi 75 Meter, Warga Panik

Mei 23, 2026

Recent News

KAI Siapkan Mega Proyek Kereta Trans Sumatra Rp448 Triliun, Jalur Aceh–Lampung Ditargetkan Tersambung

KAI Siapkan Mega Proyek Kereta Trans Sumatra Rp448 Triliun, Jalur Aceh–Lampung Ditargetkan Tersambung

Juni 4, 2026
Petani Menjerit, Kebijakan Baru Ekspor Sawit Berlaku, Harganya Langsung Anjlok?

Petani Menjerit, Kebijakan Baru Ekspor Sawit Berlaku, Harganya Langsung Anjlok?

Juni 3, 2026
Investigasi Cepat Blackout Sumatera: Kabel Transmisi Diduga Putus Akibat Cuaca Ekstrem

Investigasi Cepat Blackout Sumatera: Kabel Transmisi Diduga Putus Akibat Cuaca Ekstrem

Mei 25, 2026
Sumur Bor Proyek Desa di Aceh Utara Semburkan Gas dan Api Setinggi 75 Meter, Warga Panik

Sumur Bor Proyek Desa di Aceh Utara Semburkan Gas dan Api Setinggi 75 Meter, Warga Panik

Mei 23, 2026
infoandalas

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow Us

Browse by Category

  • Aceh
  • Adat
  • Bank
  • Berita Agam
  • Dunia
  • Ekonomi
  • Festival
  • Islam
  • Kampus
  • Masjid
  • Minangkabau
  • Muhammadiyah
  • Nagari
  • Nasional
  • Payoliko
  • Peduli
  • Peduli
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Riau
  • Sekolah
  • Seni
  • Sumatra
  • Sumbar
  • Tokoh
  • Ulama
  • UMKM
  • Wisata

Recent News

KAI Siapkan Mega Proyek Kereta Trans Sumatra Rp448 Triliun, Jalur Aceh–Lampung Ditargetkan Tersambung

KAI Siapkan Mega Proyek Kereta Trans Sumatra Rp448 Triliun, Jalur Aceh–Lampung Ditargetkan Tersambung

Juni 4, 2026
Petani Menjerit, Kebijakan Baru Ekspor Sawit Berlaku, Harganya Langsung Anjlok?

Petani Menjerit, Kebijakan Baru Ekspor Sawit Berlaku, Harganya Langsung Anjlok?

Juni 3, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

  • Home
  • Shop
    • Checkout
    • Keranjang
  • Trip
  • Daerah
    • Aceh
    • Sumut
    • Sumbar
    • Riau
    • Jambi
    • Sumsel
    • Bengkulu
    • Lampung
    • Kepri
    • Babel
  • Nasional
  • Dunia
  • Login
  • Cart

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?