Cuaca Sumatera

Diperbarui 14.05 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
25°
☀️ Cerah
Padang
26°
🌤 Berawan sebagian
Pekanbaru
30°
☀️ Cerah
Palembang
28°
☀️ Cerah
Banda Aceh
27°
⛅ Berawan
Batam
28°
☀️ Cerah
Bandar Lampung
26°
☀️ Cerah
infoandalasAcehBerita
Aceh

Terduga LGBT Termasuk Pria Berpakaian Wanita Diamankan Satpol PP-WH Banda Aceh, Jalani Pembinaan di Rumah Singgah Lamjabat

4 Terduga LGBT Diamankan Satpol PP-WH Banda Aceh, Jalani Pembinaan Terintegrasi di Rumah Singgah Lamjabat

BANDA ACEH — Sebanyak empat orang yang diduga terlibat dalam aktivitas lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) diamankan oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Banda Aceh. Saat ini, keempatnya telah diserahkan dan menjalani pembinaan intensif di Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Banda Aceh yang berlokasi di Lamjabat, Kecamatan Meuraxa.

Kronologi Penangkapan di Lamtemen Timur

Kepala Seksi Hubungan Antar Lembaga (Kasi HAL) Satpol PP-WH Banda Aceh, Mansur, menjelaskan bahwa penindakan ini bermula dari laporan dan patroli petugas. Keempat orang tersebut diamankan secara bersamaan dari satu lokasi yang sama, yakni sebuah warung kopi (warkop) di kawasan Lamtemen Timur, Kecamatan Jaya Baru.

“Iya, di tempat yang sama di salah satu warkop di Lamtemen Timur,” ujar Mansur.

Asesmen Awal dan Layanan Dasar di Rumah Singgah Lamjabat

Setelah diamankan oleh Satpol PP-WH, keempat individu tersebut langsung diserahkan kepada Dinas Sosial Kota Banda Aceh sebagai tindak lanjut penanganan. Setibanya di Rumah Singgah Lamjabat, petugas langsung melakukan asesmen awal, pendataan identitas, serta pemenuhan pelayanan dasar bagi mereka.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Banda Aceh, Irwanda M. Jamil, S.Ag., mengonfirmasi penyerahan tersebut.

“Iya, sudah diserahkan,” kata Irwanda.

Rumah Singgah yang dikelola oleh Dinas Sosial Kota Banda Aceh merupakan fasilitas penampungan sementara dan pusat rehabilitasi sosial bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Fasilitas ini berperan penting dalam memberikan perlindungan serta pembinaan agar individu yang berada di sana dapat kembali ke keluarga atau masyarakat dengan kondisi yang lebih baik.

Berikut adalah informasi mengenai lokasi tersebut:

  • Fungsi Utama: Sebagai tempat penampungan sementara bagi gelandangan, pengemis, orang terlantar, dan tuna sosial lainnya. Di tempat ini, penghuni mendapatkan pelayanan dasar (pangan, sandang, dan kesehatan), pendataan identitas, serta pembinaan yang mencakup aspek fisik, mental, spiritual, dan psikososial untuk mencegah mereka kembali ke jalanan.
  • Lokasi: Fasilitas ini terletak di kawasan Lamjabat, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh.

Program Pembinaan Terintegrasi Lintas Instansi

Di Rumah Singgah, keempat orang tersebut kini tengah menjalani program pembinaan secara terintegrasi. Pembinaan ini dirancang secara komprehensif untuk memulihkan kondisi fisik, mental, maupun sosial mereka sebelum nantinya dikembalikan kepada masyarakat atau keluarga.

Adapun bentuk pembinaan yang diberikan meliputi:

  • Aspek Psikososial & Disiplin: Pembinaan mental, pendampingan psikologis, kedisiplinan, serta aktivitas fisik seperti olahraga.
  • Kebutuhan Dasar: Pemenuhan permakanan (konsumsi), sandang, dan fasilitas penunjang harian lainnya.
  • Pembinaan Mental dan Spiritual: Bekerja sama dengan Dai Perkotaan dari Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh untuk memberikan bimbingan keagamaan serta pemahaman spiritual.
  • Pemeriksaan Kesehatan: Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh turut turun tangan melakukan pemeriksaan kesehatan dasar sekaligus memberikan edukasi pola hidup sehat kepada para penghuni Rumah Singgah.

Hingga saat ini, proses pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh masih terus berjalan sambil menunggu hasil medis lanjutan keluar dari instansi terkait.

Berita Selanjutnya Pagi Sore Merah dan Hijau: Kisah Perpisahan Bisnis Duo Perantau asal Bukittinggi yang Justru Berakhir Adil

Berita Terkait